kliping tentang renang
KLIPING PENJAS
RENANG
Disusun
Oleh :
Nama : Arma Siska Lestari
Kelas : XII IPS3
Pelajaran : Penjas
MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PESAWARAN
KABUPATEN PEAWARAN
TP. 2014/2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi taufik, hidayah, serta
inayah-Nya sehingga kita semua masih bisa beraktivitas sebagaimana seperti
biasanya termasuk juga dengan penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan
tugas pembuatan Kliping yang berjudul “Renang” yang terdapat pada pelajaran penjaskes.
Dalam Kliping ini,
penulis membahas tentang sejarah perkembangan olahraga Renang, pengertian
olahraga Renang, tehnik yang digunakan dalam olahraga Renang, serta masih
banyak pembahasan lainya yang disajikan dalam bentuk Kliping. Kliping ini
disusun agar para pembaca bisa menambah wawasan serta memperluas ilmu
pengetahuan yang ada mengenai Renang.
Penulis juga tidak
lupa mengucapkan banyak terima kasih pada rekan-rekan satu tim yang sudah
membantu serta dari berbagai pihak lain yang telah membantu penulis dalam
penyusunan Kliping ini sehingga Kliping ini dapat terselesaikan dengan baik
serta tepat pada waktunya.
Penulis menyadari
bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada Kliping ini. Oleh karena itu
penyusun mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat
membangun untuk dapat memperbaiki tugas Kliping selanjutnya. Dan semoga Kliping ini bisa bermanfaat untuk para pembaca
dan memperluas wawasan mengenai Renang serta seluk beluknya. Dan tidak lupa
permohonan maaf dari penulis apabila terdapat kekurangan dan kesalahan dalam
bentuk apapun yang terdapat dalam Kliping ini.
Kedondong, Januari 2015
Penyusun
DAFTAR
ISI
HALAMAN
JUDUL ................................................................................ i
KATA
PENGANTAR .............................................................................. ii
DAFTAR
ISI ............................................................................................. iii
BAB
I PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah .................................................... 1
B.
Rumusan Masalah ............................................................. 1
C.
Tujuan Penulisan ............................................................... 2
BAB
II PEMBAHASAN
A.
Sejarah
Renang ................................................................. 3
B.
Teknik
Renang ................................................................. 4
C.
Proses
Belajar Renang ....................................................... 11
BAB
III PENUTUP
A.
Kesimpulan ....................................................................... 13
B.
Saran ................................................................................. 13
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Di
Indonesia mengenai berenang baru mulai terkenal setelah kemerdekaan, sedangkan
sebelumnya hanya dikenal oleh bangsa kulit putih saja. Berenang merupakan
cabang olahraga yang penting untuk dipelajari dan dikuasai, sebab manusia hidup
didunia ini, sehari-harinya tidak lepas dari pada air. Air adalah salah satu
unsur yang penting didalam kehidupan kita, sebab bila tidak ada air tentu semua
mahluk tidak dapat hidup. Selain itu berenang merupakan olahraga yang paling
dianjurkan bagi mereka yang kelebihan berat badan (obesitas), ibu hamil dan
penderita gangguan persendian tulang atau arthritis. Berenang dapat memberikan banyak manfaat yang
dapat dirasakan apabila kita melakukannya secara benar dan rutin.
Namun
kenyataannya, banyak yang enggan mempelajari cabang olahraga tersebut, karna di
anggap berbahaya. Padahal berenang terbilang minim resiko, olahraga renang membuat tubuh sehat karena
hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang. Untuk menghindari terjadinya bahaya yang di
khawatirkan, dianjurkan melakukan gerakan pemanasan sebelum memulai olahraga
ini, agar tidak kram otot sekaligus juga berfungsi untuk meningkatkan suhu
tubuh dan detak jantung secara bertahap dan juga lakukan pendinginan setelah
selesai berenang agar suhu tubuh dan detak jantung tidak menurun secara drastis
dengan cara berenang perlahan-lahan selama 5 menit.
B.
Rumusan Masalah
1. Bagaimanakah sejarah dari cabang
olahraga renang?
2. Bagaimana tehnik berolahraga renang?
3. Bagaimana proses belajar mengajar
dalam cabang olahraga renang?
4. Bagaimana proses latihan dari cabang
olahraga renang?
5. Peraturan apa saja yang ada dalam
cabang olahraga renang?
6. Peralatan apa saja yang diperlukan
untuk mendukung pelaksanaan cabang olahraga renang?
C.
Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui sejarah dari cabang
olahraga renang.
2. Untuk mengetahui tehnik berolahraga
renang.
3. Untuk mengetahui proses belajar
mengajar dalam cabang olahraga renang.
4. Untuk mengetahui proses latihan dari
cabang olahraga renang.
5. Untuk mengetahui peraturan-
peraturan yang ada dalam cabang olahraga renang.
6. Untuk mengetahui peralatan-peralatan
yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan cabang olahraga renang.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Sejarah Renang

Renang
telah dikenal sejak masa prasejarah, dengan ditemukannya Lukisan dari Zaman
Batu didalam “gua perenang” yang berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Gambar-gambar ini
nampak menunjukkan gaya dada atau gaya anjing mengayuh, meskipun bisa jadi ini
mungkin menunjukkan gerakan yang berkaitan dengan prosesi ritual yang artinya
tidak ada kaitannya dengan renang. Gua ini juga digambarkan pada film English
Patient.
Stempel
lilin Mesir yang bertanggal antara 4000 dan 9000 tahun sebelum masehi
menunjukkan empat perenang yang diyakini berenang dengan variasi dari gaya
bebas. Referensi lain mengenai renang juga ditemukan pada gambar timbul
Babylonia dalam lukisan dinding Assyria yang menunjukkan variasi dari gaya
dada. Lukisan yang paling terkenal telah ditemukan di padang pasir Kebir dan
diperkirakan berasal dari sekitar 4000 tahun sebelum masehi.
Gambar
timbul Nagoda juga menunjukkan perenang yang berasal dari 3000 tahun sebelum
masehi. Istana Indian Mohenjo Daro dari 2800 tahun sebelum masehi memiliki
kolam renang berukuran 30 m x 60 m. Istana Minoan Minos of Knossos di Kreta
juga dilengkapi dengan bak mandi. Makam kuno Mesir dari 2000 tahun sebelum
masehi menunjukkan variasi dari gaya bebas.
Penggambaran
perenang juga ditemukan pada Hittites, Minoans, dan masyarakat Timur Tengah
lainnya, orang Inca dalam Rumah Tepantitla di Teotihuacan, dan dalam mosaik di
Pompeii. Referensi tulisan yang berasal dari 2000 tahun sebelum masehi,
termasuk Gilgamesh, the Iliad, the Odyssey, Injil (Ezekiel 47:5, Perjanjian
27:42, Isaiah 25:11), Beowulf, dan hikayat lainnya, meskipun gayanya tidak
pernah dijelaskan. Ada juga beberapa yang menyinggung para perenang dalam
naskah kuno Vatikan, Borgian dan Bourbon.
B.
Teknik Renang
Dalam
olahraga renang, ada beberapa teknik diantaranya renang gaya dada, renang gaya
bebas, renang gaya katak, dan renang gaya kupu-kupu. Berikut ini akan di bahas
satu persatu.
1. Renang Gaya Bebas

a. Teknik Dasar Berenang Gaya Bebas
Pada
bagian ini akan dibahas mengenai latihan gerak kaki, gerakan tangan, dan
gerakan pernapasan pada renang gaya bebas. Beberapa gerak latihan tersebut
adalah sebagai berikut.
b. Gerakan Kaki
· Gerakan kaki di tempat
Kedua
tangan memegang ril di sisi kolam. Angkat kedua kaki ke atas permukaan air,
pandangan ke depan. Gerakan kaki ke atas dank e bawah mulai dari pangkal paha.
Bantu dengan lecutan dari pergelangan kaki saat kaki digerakkan ke bawah.
· Gerakan kaki sambil bergerak maju
Kedua
tangan memegangkal papan luncur.
Meluncurlah terlebih dahulu dari sisi kolam, pandangan ke depan. Saat tubuh
sudah berada jauh dari sisi kolam, mulailah menggerakkan kaki ke atas dank e
bawah mulai dari pangkal paha. Bantu dengan lecutan dari pergelangan kaki saat
kaki digerakkan ke bawah.
2. Gerakan Lengan

Setelah
melakukan gerakan kaki sambil bergerak maju, lakukanlah latihan gerakan lengan
di dalam dan di atas permukaan air berikut ini.
a.
Gerakan
lengan di dalam air
Seluruh
bagian lengan berada di dalam air. Lakukan gerakan menarik dan mendorong air ke
depan dan ke belakang menggunakan kedua telapak tangan dengan kedua jari tangan
di rapatkan. Akhiri gerakan dengan lecutan lecutan dari pergelangan tangan.
b.
Gerakan
lengan di atas permukaan air
Seluruh
bagian lengan di atas permukaan air. Lakukan gerakan mendorong air dengan salah
satu tangan berada di dalam air, kedua jari-jari tangan dirapatkan. Ingatlah
bahwa posisi ibu jari tangan saat masuk ke dalam air harus agak menghadap ke
bawah. Doronglah air ke bawah dan belakang melewati bahu dan panggul. Saat
menarik napas (recovery), sikut
diangkat hingga berada di atas permukaan air. Bawa tangan ke depan di atas
bahu, kemudian mulailah kembali dengan gerakan (stroke) berikutnya.
3. Gerakan Pernapasan

Teknik
dasar lainnya adalah gerakan pernapasan. Berikut ini adalah uaraian gerakan
pernapasan di tempat dan gerakan pernapasan sambil bergerak maju pada renang
gaya bebas.
a.
Gerakan
pernapasan di tempat.
Kedua kaki
di kaitkan pada ril di sisi kolam. Lakukan pernapasan dengan mengikuti gerakan
lengan. Saat lengan bergerak keluar dari air, tubuh akan miring dan kepala akan
berpaling ke salah satu sisi. Saat itulah yang paling tepat melakukan
pernapasan. Usahakan pernapasan dilakukan saat kepala masih rendah di dalam air
di ikuti dengan membuka mulut.
b.
Gerakan
pernapasan sambil bergerak maju
Gunakan
papan pelampung dijepit dengan kedua paha. Mulailah latihan dengan gerakan
meluncur terlebih dahulu. Pada saat tubuh berada jauh dari sisi kolam, mulailah
berenang tanpa di ikuti dengan gerakan kaki. Lakukan pernapasan mengikuti
gerakan lengan sebagaimana telah di pelajari sebelumnya
4. Renang Gaya Dada

a. Koordinasi Gerak Kaki
Gerakan
kaki dalam gaya dada adalah sebagai berikut.
§ Saat tubuh hampir sejajar dengan
permukan air, kadua tungkai di buka cukup lebar
§ Tariklah kedua tungkai kaki bagian
bawah ke atas secara maksimal
§ Akhir dari tarikan itu, arahkan
telapak kaki dengan memutar pergelangan mata kaki sehingga telapak kaki
mengarah pada sikap untuk mendorong
§ Doronglah air dengan kedua kaki
secara serentak sehingga kaki tersebut membentuk setengah lingkaran dengan di
akhiri oleh suatu lecutan tungkai kaki bagian bawah . kedua kaki berada dalam
satu garis yang lurus di belakang tubuh
§ Gerakan kaki yang baik merupakan
usaha mendorong bagian tubuh untuk maju
b. Koordinasi Gerakan ke Lengan
Ada dua
tahap gerakan lengan pada renang gaya dada. Kedua tahap tersebut adalah sebagai
berikut.
Tahap
Pertama
§ Kedua lengan lurus ke depan,
kemudian membuka ke samping, dengn kedua lengan lebih lebar dari bahu.
§ Akhir dari sikap membuka, mengambil
sikap untuk melakukan tarikan (Pull) dengan siku tinggi dan tetap di bawah
permukaan air.
Tahap Kedua
Saat kedua lengan saling bertemu,
lanjutkan dengan mengapit kedua siku pada satu bidang datar.
c. Urutan gerakan lengan dan kaki
§ Posisi badan dengan sikap meluncur di mana lengan kaki dalam permukaan
air
§ Lengan mulai melakukan ayunan dengan
telapak tangan menghadap ke samping belakang, kaki masih dalam keadaan lurus.
§ Ayunan dilakukan dengan kedua lengan
kea rah samping, telapak tangan menghadap samping belakang, kaki masih belum
mengadakan recovery
§ Ayunan lengan mendekati kecepatan
maksimal, kaki dalam keadaan lurus
§ Ayunan lengan dilakukan dari arah
samping belakang, kecepatan ayunan pada tahap maksimal, dan kepala mulai keluar
dari permukaan air, pengeluaran napas mulai dikeluarkan.
§ Ayunan lengan pada tahap akhir, kedua tangan mulai
mendekati tubuh, telapak tangan mengarah ke dalam dan kaki masih dalam keadaan
lurus, kepala hampir keluar dari permukaan air sehingga pengeluaran napas
menjadi maksimal
5. Renang Gaya Katak

Gaya katak
adalah gaya renang yang menggunakan mekanisme katak sebagai acuan atau
contohnya, artinya gaya katak meniru gerakan katak yang berenang.
a. Teknik posisi badan
§ Posisi badan dalam renang gaya katak
harus sejajar dan sedater mungkin.
§ Sikap kepala normal dan pandangan
agak lurus ke depan.
b. Bentuk-bentuk latihan posisi badan
§ Latihan terapung telungkup
§ Latihan meluncur dengan/tanpa
pelampung
c. Latihan gerakan kaki
§ Kedua lantai bertumpu pada lantai
kolam tegak lurus dengan tubuh dan jari-jari tangan menunjuk ke depan. Kedua
tangan berpegangan pada tepi kolam.
§ Tubuh dan kedua kaki lurus ke
belakang rata dengan permukaan air (rata-rata air).
§ Kepala atau muka menghadap ke depan.
Gerakannya
:
Gerakan
kaki digerakkan ke samping secara bersamaan serta teru menerus, sehingga air
terdorong ke belakang.
6. Renang Gaya Punggung

Ketika
belajar renang gaya punggung, kekuatan waktu terlentang di atas air lebih besar
dibandingkan dengan ketika sedang telungkup. Hal ini bias terjadi karena lebar
dan luas punggung lebih besar daripada dada. Karena itu bias dikatakan,
sebenarnya teknik renang gaya punggung lebih mudah dipraktekkan daripada gaya
yang lain. Namun entah kenapa, banyak orang, bahkan atlet renang sekalipun,
yang mengatakan bila renang gaya punggung lebih sulit dilakukan. Mungkin hal
ini disebabkan karena kebanyakan orang menggunakan gaya bebas atau kupu-kupu
maupun gaya katak ketika pertama kali berlatih renang. Adapun langkah-langkah
yang dilakukan dalam teknik renang gaya punggung urutannya adalah sebagai
berikut :
a. Gerakan Kaki
Pertama
kali yang harus dilakukan adalah menggerakkan kaki kanan dan kaki kiri dengan
bergantian, yang caranya sama persisi dengan jalan kaki orang di darat. Jadi
seperti renang gaya bebas, namun posisinya terbalik. Usahakan ketika melakukan
gerakan ini bias lebih
cepat agar
arah yang kita tuju tidak bias melenceng atau berbelok.
b. Gerakan Tangan
Teknik
renang gaya punggung yang harus diperhatikan selanjutnya adalah tangan. Ketika pertama kali melakukan,
luruskan salah satu tangan kearah atas sejajar dengan kepala. Kemudian kayuh ke
arah belakang sampai ke pinggang. Setelah itu diangkat dari dalam air dan balik
ke posisi semula. Lakukan hal tersebut pada tangan lainnya terus menerus dan
bergantian.
c. Gerakan bersama antara kaki, tangan
dan system pernafasan
Bila kita
sudah bias melakukan gerakan secara kontinyu dan konsisten, maka kita tidak
mungkin akan mendapat kesulitan dengan system pernafasan kita. Apalagi posisi
wajah sekaligus hidung terletak di bagian atas permukaan air. Hanya yang perlu
di waspadai adalah, kita harus mampu mengira-ngira jarak ujung kolam renang
yang satu dengan ujung yang lain. Karena mata kita tidak mampu memandang (gaya
punggung membuat mata harus menatap ke atas atau langit). Cara ini bias diakali
dengan menghapalkan hitungan gerakan tangan. Tujuannya agar nanti kepala kita
tidak membentur dinding kolam renang.
7. Renang Gaya Kupu-kupu

Renang
gaya kupu-kupu merupakan gaya renang
yang paling sukar dan membutuhkan waktu untuk dipelajari.
a. Gerakan Kaki
§ Posisi awal, kaki dan paha dengan
posisi lurus. Dengkul tidak boleh ditekuk. Dan juga kedua telapak kaki dalam
posisi agak berdekatan (agak rapat) satu sama lainnya.
§ Kemudian gerakkan kedua kaki secara
bersamaan sedikit ke atas permukaan air.
§ Kemudian jatuhkan kedua kaki secara
bersamaan ke bawah, sehingga memunculkan dorongan ke depan. Dan pinggul akan
terdorong dan naik ke depan.
b. Gerakan Tangan
§ Posisi awal, kedua tangan lurus di
atas kepala (kedua telapak tangan berdekatan, tapi tidak perlu menempel satu
dengan yang lainnya).
§ Kemudian tarik kedua tangan ke bawah
secara bersamaan. Terus tarik sampai ke belakang.
§ Kemudian angkat kedua tangan secara
bersamaan keluar dari permukaan air dan ayunkan kembali ke depan. Ulangi
langkah a-c di atas. Perhatikan : Ketika menjatuhkan tangan ke air, maka
seolah-olah ibu jari menyentuh permukaan air lebih dulu (telapak tangan agak
menghadap keluar.
C.
Proses Belajar Renang
1. Pengenalan Air
Sebagian
besar anak-anak, bahkan orang dewasa yang belum pernah masuk ke dalam kolam
renang biasanya akan menjadi takut atau cemas ketika akan masuk ke dalam kolam,
lebih-lebih bila pernah mengalami trauma dengan air. Untuk itu sebaiknya,
mereka msuk ke dalam kolam yang dangkal terlebih dahulu. Setelah terbiasa dan
keberaniannya mulai mumcul, bias mulai diajak ke kolam renang yang sedikit agak
lebih dalam. Sebaiknya orang yang baru belajar masih tetap bias menginjakkan
kakinya ke lantai kolam renang tanpa tenggelam.
2. Ajarkan cara membuang nafas di air.
Cara
mengajarkan membuang nafas di air, adalah :
a. Pertama, hirup nafas dalam-dalam.
b. Kemudian masukkan kepala ke dalam
air.
c. Tiupkan nafas melalui hidung ketika
kepala masih dalam air.
d. Setelah itu naikkan kepala ke atas
sambil membuka mulut untuk mengambil nafas.
e. Lakukan langkah di atas
berulang-ulang sampai terbiasa dan tidak takut memasukkan kepala ke dalam air.
3. Melompat dari pinggir kolam ke dalam
kolam renang
Melompat
dari pinggir kolam renang dimaksudkan untuk mengurangi rasa takut dengan air.
Dan bias lebih enjoy dan menikmati
bermain-main dengan air.
4. Belajar mengapungkan badan di atas
permukaan air.
Bila sudah
tidak takut dengan air (berani memasukkan kepala ke dalam air cukup lama) maka
selanjutnya adalah mengapungkan badan di atas permukaan air. Dengan posisi,
wajah dan pandangan mata menghadap ke lantai kolam renang sambil menahan nafas
(dilakukan dengan santai).
5. Belajar meluncur di permukaan air.
Setelah
bisa mengapungkan badan di atas
permukaan air, tahap selanjutnya adalah meluncur. Meluncur dilakukan dengan
cara pada posisi tubuh mengapung di atas permukaan air, kemudian gerakkan kaki
naik turun seperti orang yang sedang berjalan (tapi antara paha dan kaki tetap
lurus. Dengkul tidak boleh ditekuk).
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Renang
telah dikenal sejak masa prasejarah, dengan ditemukannya Lukisan dari Zaman
Batu didalam “gua perenang” yang berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Renang awalnya
merupakan salah satu dari tujuh ketangkasan yang dimiliki oleh para kesatria
dalam Abad Pertengahan, termasuk berenang dengan memakai baju zirah. Akan
tetapi, sejak renang dilakukan dalam keadaan tanpa pakaian, ia menjadi kurang
populer karena masyarakat menjadi semakin konservatif, dan ia telah ditentang
oleh gereja pada akhir abad pertengahan. Pada tahun 1603 organisasi renang
pertama dibentuk di Jepang. Pada tahun 1908, asosiasi renang dunia Federasi
Renang Amatir Internasional (FINA/Federation Internationale de Natation de
Amateur) dibentuk.
Teknik
Dalam Olahraga Renang
1. Tehnik Renang Gaya Bebas:
a. Gerakan Kaki
§ Gerakan kaki di tempat
§ Gerakan kaki sambil bergerak maju
b. Gerakan Lengan
§ Gerakan lengan di dalam air
§ Gerakan lengan di atas permukaan air
c. Gerakan Pernapasan
§ Gerakan pernapasan di tempat.
§ Gerakan pernapasan sambil bergerak
maju.
B.
Saran
Untuk pembaca, jangan takut untuk mempelajari olahraga ini, dengan tehnik dan
di awali serta diakhiri dengan pemanasan yang benar sudah pasti olahraga ini akan memberikan manfaat yang
besar bagi kesehatan
DAFTAR PUSTAKA
Comments
Post a Comment