makalah banjir bandang


MAKALAH
BANJIR BANDANG


Disusun oleh           :
Nama                       : Ayu Afrida
Isnaini
Mardianti
MAydalina
Nurhidayah

Kelas                        : XI. IPS3
Bidang Study          : Geografi




MADRASAH ALIYAH NEGERI I KEDONDONG
KEC. KEDONDONG KAB. PESAWARAN
TP. 2013/2014

 

KATA  PENGANTAR

Segala puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan-Nya mungkin penyusun makalah ini tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang ‘Bencana Banjir Bandang”, yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.



Kedondong,   Januari 2014
Penyusun













DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .....................................................................................  i
KATA PENGANTAR ..................................................................................  ii
DAFTAR ISI .................................................................................................  iii

BAB I        PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang ......................................................................  1
B.       Rumusan Masalah ..................................................................  2
C.       Tujuan ....................................................................................  2
D.      Kegunaan ...............................................................................  2
E.       Ruang Lingkup ......................................................................  2

BAB II       PEMBAHASAN
A.      Definisi Banjir Bandang ........................................................  3
B.       Penyebab Terjadinya Banjir ...................................................  3
C.       Dampak yang di Timbulkan Oleh Banjir ...............................  5
D.      Penanggulangan Banjir ..........................................................  6

BAB III PENUTUP
A.      Kesimpulan ............................................................................  8
B.       Saran ......................................................................................  8

DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................  9





PENDAHULUAN
           
A.           Latar Belakang
          Manado adalah wilayah yang luas dan memiliki sumber daya alam yang melimpah. Penduduk Manado pun hidup nyaman selama bertahun-tahun. Hal ini disebabkan iklim di Manado sangat bersahabat. Hampir tidak ada tanah di Manado yang tanpa ditumbuhi pepohonan. Manado beriklim tropis dengan curah hujan yang tinggi. Sinar matahari pun sampai ke wilayah Manado sepanjang tahun. Di Manado terjadi berbagai peristiwa alam. Peristiwa-peristiwa alam terjadi akibat pengaruh alam.
          Peristiwa alam adalah peristiwa yang terjadi karena pengaruh yang ditimbulkan oleh alam itu sendiri. Peristiwa alam dapat bersifat merugikan dan membahayakan. Akan tetapi, dapat pula tidak membahayakan. Contoh peristiwa alam yang membahayakan adalah Banjir Bandang, gunung meletus, gempa bumi, angin topan, dan   tanah   longsor.   Peristiwa   alam   yang   tidak   membahayakan   misalnya pergantian musim, terbentuknya embun, dan pelangi.
          Salah satu peristiwa alam yang merugikan manusia dan sering terjadi di Manado adalah Banjir Bandang. Banjir Bandang adalah peristiwa alam yang bisa dikategorikan sebagai sebuah bencana. Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.
          Banjir Bandang merupakan bencana yang sudah menjadi ”langganan” bagi beberapa wilayah di Manado. Bahkan, di ibu kota Jakarta setiap tahun  terjadi bencana ini. Selain disebabkan oleh faktor alam, Banjir Bandang  juga disebabkan ulah manusia. Pembangunan gedung, penebangan pohon, dan penyempitan sungai merupakan contoh ulah manusia yang menjadi penyebab Banjir Bandang.
B.            Rumusan Masalah
Masalah – masalah dalam makalah ini dirumuskan sebagai berikut :
1.    Apa pengertian banjir bandang ?
2.    Apa yang menyebabkan banjir bandang ?
3.    Bagaimana cara menanggulanginya ?

C.           Tujuan
1.    Untuk mengetahui definisi Banjir Bandang
2.    Untuk mengetahui penyebab banjir bandang
3.    Untuk mengetahui cara menanggulanginya

D.           Kegunaan
1.    Tentanan banjir bandang
2.    Memenuhi tugas geografi
3.    Cara mengantisipasi banjir bandang

E.            Ruang Lingkup
Banjir bandang di manado














BAB II
PEMBAHASAN

A.           Pengertian Banjir Bandang
          Banjir Bandang adalah banjir di daerah di permukaan rendah yang terjadi akibat hujan yang turun terus-menerus dan muncul secara tiba-tiba. Banjir bandang terjadi saat penjenuhan air terhadap tanah di wilayah tersebut berlangsung dengan sangat cepat hingga tidak dapat diserap lagi. Air yang tergenang lalu berkumpul di daerah-daerah dengan permukaan rendah dan mengalir dengan cepat ke daerah yang lebih rendah. Akibatnya, segala macam benda yang dilewatinya dikelilingi air dengan tiba-tiba. Banjir bandang dapat mengakibatkan kerugian yang besar. Kelestarian alam harus dijaga untuk mencegah banjir bandang.


B.            Penyebab Terjadinya Banjir
1.    Sungai
a.    Lama: Endapan dari hujan atau pencairan salju cepat melebihi kapasitas saluran sungai. Diakibatkan hujan deras monsun, hurikan dan depresi tropis, angin luar dan hujan panas yang mempengaruhi salju. Rintangan drainase tidak terduga seperti tanah longsores, atau puing-puing dapat mengakibatkan banjir perlahan di sebelah hulu rintangan.
b.    Cepat: Termasuk banjir bandang akibat curah hujan konvektif (badai petir besar) atau pelepasan mendadak endapan hulu yang terbentuk di belakang bendungantanah longsor, atau gletser.
Sungai-sungai yang membelah Jakarta sudah tidak lagi berfungsi maksimal dalam menampung air. Selain karena pendangkalan dan rumah-rumah penduduk yang menyemut di sepanjang pinggirannya, juga karena sungai-sungai ini penuh dengan sampah. Berbagai jenis sampah dapat ditemukan di badan sungai. Di beberapa tempat, tumpukan sampah itu begitu banyak sehingga menjadi sebuah daratan yang dapat diinjak manusia.

2.    Muara
Biasanya diakibatkan oleh penggabungan pasang laut yang diakibatkan angin badai. Banjir badai akibat siklon tropis atau siklon ekstratropis masuk dalam kategori ini.

3.    Pantai
Diakibatkan badai laut besar atau bencana lain seperti tsunami atau hurikan). Banjir badai akibat siklon tropis atau siklon ekstratropismasuk dalam kategori ini.

4.    Peristiwa Alam
Diakibatkan oleh peristiwa mendadak seperti jebolnya bendungan atau bencana lain seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi

5.    Manusia
Kerusakan akibat aktivitas manusia, baik disengaja atau tidak merusak keseimbangan alam

6.    Lumpur
Banjir lumpur terjadi melalui penumpukan endapan di tanah pertanian. Sedimen kemudian terpisah dari endapan dan terangkut sebagai materi tetap atau penumpukan dasar sungai. Endapan lumpur mudah diketahui ketika mulai mencapai daerah berpenghuni. Banjir lumpur adalah proses lembah bukit, dan tidak sama dengan aliran lumpur yang diakibatkan pergerakan massal.




7.    Lainnya
Banjir dapat terjadi ketika air meluap di permukaan kedap air (misalnya akibat hujan) dan tidak dapat terserap dengan cepat (orientasi lemah atau penguapan rendah).
Rangkaian badai yang bergerak ke daerah yang sama.
Berang-berang pembangun bendungan dapat membanjiri wilayah perkotaan dan pedesaan rendah, umumnya mengakibatkan kerusakan besar.

C.           Dampak yang Ditimbulkan Oleh Banjir
1.    Primer
Kerusakan fisik - Mampu merusak berbagai jenis struktur, termasuk jembatan, mobil, bangunan, sistem selokan bawah tanahjalan raya, dankanal.

2.    Sekunder
a.    Persediaan air – Kontaminasi airAir minum bersih mulai langka.
b.    Penyakit - Kondisi tidak higienis. Penyebaran penyakit bawaan air.
c.    Pertanian dan persediaan makanan - Kelangkaan hasil tani disebabkan oleh kegagalan panen. Namun, dataran rendah dekat sungai bergantung kepada endapan sungai akibat banjir demi menambah mineral tanah setempat.
d.   Pepohonan - Spesies yang tidak sanggup akan mati karena tidak bisa bernapas.
e.    Transportasi - Jalur transportasi rusak, sulit mengirimkan bantuan darurat kepada orang-orang yang membutuhkan.

3.    Dampak tersier/jangka panjang
Ekonomi - Kesulitan ekonomi karena kerusakan pemukiman yang terjadi akibat banjir; dalam sector pariwisata, menurunnya minat wiasatawan;  biaya pembangunan kembali; kelangkaan makanan yang mendorong kenaikan harga, dll.
Dari berbagai dampak negatif yang ditimbulkan, ternyata banjir (banjir air skala kecil) juga dapat membawa banyak keuntungan, seperti mengisi kembali air tanah, menyuburkan serta memberikan nutrisi kepada tanah. Air banjir menyediakan air yang cukup di kawasan kering dan semi-kering yang curah hujannya tidak menentu sepanjang tahun. Air banjir tawar memainkan peran penting dalam menyeimbangkan ekosistem di koridor sungai dan merupakan faktor utama dalam penyeimbangan keragaman makhluk hidup di dataran. Banjir menambahkan banyak nutrisi untuk danau dan sungai yang semakin memajukan industri perikanan pada tahun-tahun mendatang, selain itu juga karena kecocokan dataran banjir untuk pengembangbiakan ikan (sedikit predasi dan banyak nutrisi).

D.           Penanggulangan Banjir
          Mencegah dan menanggulangi banjir tak dapat dilakukan oleh pemerintah saja atau orang perorang saja. Dibutuhkan komitmen dan kerjasama berbagai pihak untuk menghindarkan Jakarta dan kota lain di Manado dari banjir besar.
Tindakan-tindakan yang dapat dilakukan itu antara lain:
1.    Membuang lubang-lubang serapan air
2.    Memperbanyak ruang terbuka hijau
3.    Mengubah perilaku masyarakat agar tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat sampah raksasa

Meninggikan bangunan rumah memang dapat menyelamatkan harta benda kita ketika banjir terjadi, namun kita tidak mencegah terjadinya banjir lagi. Manusia yang mengakibatkan banjir, manusia pula yang harus bersama-sama menyelamatkan kota. Menyelamatkan Jakarta dari banjir besar bukan hanya karena berarti menyelamatkan harta benda pribadi, namun juga menyelamatkan wajah bangsa ini di mata dunia.
Partisipasi seluruh elemen masyarakat harus dilakukan secara terorganisasi dan terkoordinasi agar dapat terlaksana secara efektif. Sebuah organisasi masyarakat sebaiknya dibentuk untuk mengambil tindakan-tindakan awal dan mengatur peran serta masyarakat dalam penanggulangan banjir. Penanggulangan banjir dilakukan secara bertahap, dari pencegahan sebelum banjir penanganan saat banjir , dan pemulihan setelah banjir. Tahapan tersebut berada dalam suatu siklus kegiatan penanggulangan banjir yang berkesinambungan, Kegiatan penanggulangan banjir mengikuti suatu siklus (life cycle), yang dimulai dari banjir, kemudian mengkajinya sebagai masukan untuk pencegahan sebelum bencana banjir terjadi kembali. Pencegahan dilakukan secara menyeluruh, berupa kegiatan fisik seperti pembangunan pengendali banjir di wilayah sungai sampai wilayah dataran banjir dan kegiatan non-fisik seperti pengelolaan tata guna lahan sampai sistem peringatan dini bencana banjir.




















BAB III
PENUTUP

A.           Kesimpulan
          Banjir Bandang adalah banjir di daerah di permukaan rendah yang terjadi akibat hujan yang turun terus-menerus dan muncul secara tiba-tiba. Banjir bandang terjadi saat penjenuhan air terhadap tanah di wilayah tersebut berlangsung dengan sangat cepat hingga tidak dapat diserap lagi.
          Mencegah dan menanggulangi banjir tak dapat dilakukan oleh pemerintah saja atau orang perorang saja. Dibutuhkan komitmen dan kerjasama berbagai pihak untuk menghindarkan Jakarta dan kota lain di Manado dari banjir besar.

B.            Saran
          Bencana Banjir Bandang yang selama ini terjadi di Manado telah membawa kerugian yang sangat besar. Melihat kondisi ini, maka pencegahan Banjir Bandang adalah hala yang mutlak yang harus dilakukan oleh seluruh warga negara Manado guna mencegah dan meminimalkan dampak yang akan terjadi akibat bencana Banjir Bandang.
          Adapun hal-hal yang harus kita lakukan untuk mencegah bencana Banjir Bandang adalah sebagai berikut:
1.    Menghentikan penebangan hutan secara liar tanpa disertai reboisasi,
2.    Mencegah terjadinya pendangkalan sungai,
3.    Tidak membuang sampah sembarangan termasuk di aliran sungai
4.    Membuat saluran air yang memadai
5.    Membuat tanggul yang baik






DAFTAR PUSTAKA



Comments

Popular posts from this blog

makalah dasar-dasar komputer

kliping tentang renang

Analisis cerpen juru masak karya damhuri muhammad